Pembelian Bensin-Solar Dibatasi

Setelah sempat maju mundur, kebijakan pembatasan pembelian premium dan solar mulai diterapkan Mei 2008. Nanti setiap kendaraan mendapat jatah pembelian bahan bakar per hari. Volume pembelian dikendalikan melalui kartu pintar (smart card) yang ditempel di kaca depan kendaraan

“Kartu tersebut memiliki barcode yang akan dibaca dengan alat pemindai di SPBU, berapa volume maksimal yang boleh dibeli setiap hari. Bila melebihi jatah volume hari itu, otomatis pembelian ditolak,” ujar anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Adi Subagyo di Jakarta kemarin (6/2).

Proyek tersebut akan dimulai di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) yang kemudian dilanjutkan ke daerah lain di Jawa dan Bali pada akhir 2008.

Sumber : Jawapos, 7 Feb 2008

Komentar :

Berdasarkan konsep sebab akibat yang menyatakan bahwa kenaikan harga minyak pasti akan mengakibatkan harga transportasi masyarakat akan rendah yang secara otomatis harga barang meningkat dan pergerakan masyarakat semakin berkurang. Apabila sudah seperti itu perekunomian bangsa ini menjadi tidak stabil. Hendaknya pemerintah kita berfikir ulang untuk melaksanakan kebijakan tersebut. Apalagi kalau kebijakan tersebut dikarenakan subsidi BBM dialihkan kepada produk impor seperti impor kedelai. Coba dimana logika kita yang kita tahu bahwa Negara kita adalah negara yang subur tapi bagaimana bisa menalami kekurangan kedelai. Sungguh ironis sekali…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s