Entries from January 2008
Kita (manusia) diciptakan oleh Allah dari setetes mani (sperma) yang bertemu dengan sel telur. Lalu membentuk segumpal daging yang menempel di rahim sang ibu hingga lahir menjadi bayi. Semua proses menjadi segumpal daging, membentuk organ, dan sel membunuh diri sendiri berjalan dengan sendirinya yang sesuai denga ketetapan Allah. Tidak akan pernah terjadi kesalahan selain kehendak-Nya. Manusia terlahir sangat mulia dari makluk Allah lainnya: malaikat, jin, dan syetan.Diberi akal, nafsu dan rupa yang sempurna. Terlahir sebagai winner dari kompetisi yang hebat mengalahkan milyaran sel sperma lainnya. Kemudian lahirlah manusia ke bimi ini.
Lalu sebenarnya apa misi/ tugas manusia di muka bumi ini?
Allah menciptakan manusia bukan tanpa tujuan. Manusia diciptakan Allah membawa misi untuk menjadi Khalifah (Pemimpin/Pengatur) di muka bumi ini. ”Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ”Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: ”Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”. Tuhan berfirman: ”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”(Al-Baqarah:30)
Percayalah bahwa Allah menciptakan manusia dengan Akal pikiran yang menjadikan manusia menjadi mahluk tertinggi dibandingkan dengan makhluk yang lain (jin, syetan, hewan dan tumbuhan).
Categories: Uncategorized
Momen sumpah pemuda adalah momentum yang penting bagi bangsa Indonesia. Dimana pada saat itu pemuda menyatakan ikrarnya: Bertanah air, Berbangsa, dan Berbahasa satu Indonesia. Sungguh berani sekali pemuda pada saat itu. Mereka tidak gentar walaupun masih pada asa penjajahan.
Peranan pemuda dalam memajukan bangsa ini dari keterpurukan sangat basr sekali. Begit besarnya sampai2 Bung Karno pernah berkata “Berikan saya 10 pemuda, maka saya akan merubah bangsa ini”. Bagaimana pemuda saat ini. Bentuk penjajahan saat ini mengalami metamorfosis sedemikian rupa karena sangat halusnya sehingga kita tidak mengetahuinya? Banyak pemuda yg terjerumus ke arah negatif sampai2 mereka lupa bagaimana nasb bangsanya. Para sarjana yang menjadi harapan bangsa ini lebih memilih hidup aman tanpa merasa punya tanggung jawab terhadap bangsanya… Seharusnya keadaan seperti saat ini dimana semua fasilitas ada menjadikan pemuda semakin banyak area yang dapat dijadikan sebagai media perjuangan.
Ayo2 pemuda!!! Kalian adalah harapan bangsa. Majulah tanpa kenal mundur… Bangsa kita menunggumu …
Categories: Uncategorized

“Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.”
“Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya.”
“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.”
“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.”
“Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.”
“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu.”
“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan.”
“Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya, tempat
dimana cinta itu ada.”
Categories: Uncategorized

Antara keistimewaan ajaran Islam ialah seruan kepada penganutnya supaya mempertahankan ukhuwah Islamiah, sebaliknya mengecam perpecahan yang terjadi dalam umat. Sesuai dengan firman Allah yang ertinya, “Dan berpegang teguhlah kamu semua dengan tali Allah dan janganlah berpecah belah”. (Surah Ali Imran, ayat 103). Allah mengingatkan umat Islam supaya bersatu padu dan melarang hidup berpecah-belah.Imam Qurthubi mengatakan, “Sesungguhnya Allah memerintahkan kita supaya bersatu dan melarang kita berpecah-belah. Sungguh perpecahan itu adalah suatu kehancuran, sebaliknya persatuan adalah keuntungan karena berpegang teguh pada tali Allah; maka berpegang teguhlah dengan taliNya yang kuat iaitu Kitabullah.” Oleh karena itu, satu-satunya jalan menghindari bencana ini adalah bersatunya umat Islam dalam satu ikatan Allah iaitu Kitabullah. Untuk itulah Allah mewajibkan kita agar berpegang teguh pada KitabNya serta sunnah RasulNya dan menjadikan keduanya sebagai rujukan dalam hidup ini, terutama ketika terjadi perselisihan
di antara kita. Allah juga memerintahkan kita untuk selalu berpedoman kepada Al-Qur’an dan Al-Hadith. Inilah jalan menuju persatuan umat Islam untuk kebaikan dunia akhirat. Ibnu Taimiyah berkata: “Para imam mujtahid Islam telah memberi contoh pada kita, walaupun mereka berbeda pendapat dan berselisih paham dalam masalah kaifiyat (cara) pelaksanaan ibadah tetapi mereka tetap bersatu dan saling kasih dalam ukhuwah Islamiyah.” Ibnu Taimiyyah menambah, “Perpecahan yang terjadi pada umat Islam disebabkan banyaknya pengikut umat ini yang melakukan bid’ah dalam agama mereka. Sementara persatuan yang terjadi di tengah umat ini karena mereka berpegang teguh pada ajaran Islam murni yang disampaikan oleh para Salafus Shalih. Untuk itu para pengikut sunnah Rasulullah s.a.w. pasti bersatu dan ahli bid’ah pasti dalam perpecahan.” Imam Abul Qasim Al-Isbahani berkata: “Kelompok yang selalu merujuk segala sesuatu kepada Al-Qur’an dan Al-Hadits (Ahlus Sunnah) selalu menjaga persatuan. Karena mereka selalu menjadikan Al-Qur’an
dan Al-Hadits sebagai rujukan segala permasalahan dunia maupun akhirat. Sebaliknya mereka yang mengerjakan ibadah dengan bersumber kepada pendapat dan logik saja maka kita akan dapatkan mereka selalu dalam perpecahan.
Categories: Uncategorized
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Indonesia adalah negara yang kaya. Baik dari segi sumber daya alamnya, budayanya, dan jumlah penduduknya. Sungguh besar karunia Tuhan. Tapi manusia Indonesia kurang dapat memaksimalkan karunia yang dianugerahkan. Kebanyakan yang menggali adalah orang asing. Sungguh ironis sekali…

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana dengan peranan intelektual kita yang notabene mendapatkan amanah untuk memimpin bangsa ini ke arah yang lebih baik. Sunnguh setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban.
Para sarjana kita kebanyakan memilih untuk mencari pekerjaan yang aman untuk mencukupi kebutuhan pribadinya sendiri. Mereka lebih menggandalkan nama besar Universitas/Institut perguruan tingginya dan gelar kesarjanaannya dari pada kemempuannya sendiri. Sementara rakyat masih hidup di bawah garis kemiskinan. Ironis sekali???
Tidakkah mereka merasa malu? yah.. malu pada bangsanya
Categories: Uncategorized